Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Juanda menyatakan, PT Parasawita sudah berjanji untuk menyelesaikan pembayaran gaji karyawan yang sudah tertunggak tiga bulan. Perjanjian tersebut dituangkan dalam naskah perjanjian tertulis antara PT Parasawita dengan PUK Sarbumusi, Senin (6/2).

Sebelumnya, atas pengaduan karyawan PT Parasawita ke kantor DPRK beberapa hari lalu, kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi kantor PT Parasawita yang berada di Medan. Saat itu unsur pimpinan dewan dan anggota Komisi D didampingi Assisten I Pemerintahan dan Kepala Bidang Tenagakerja, serta Sekwan.

Ketika di kantor PT Parasawita di Medan, mereka tidak berhasil menemui Komisaris Utama M Fadhile Ramadhan. Oleh unsur pimpinan dewan dilakukan komunikasi melalui telepon seluler, yang intinya membuat kesepakatan untuk bertemu Senin di kantor DPRK," papar Juanda, Rabu (8/2).

Ia mengatakan, dalam pertemuan itu langsung dilakukan penandatanganan perjanjian kedua belah pihak, yakni Komisaris Utama M Fadhile Ramadhan dengan Ketua PUK Sarbumusi Zul Basri.

Dalam perjanjian tersebut juga sejumlah saksi dari unsur pimpinan dewan dan Assiten I Pemerintahanturut membubuhkan tandatangan.Dalam perjanjian tersebut, PT Parasawita akan menyelesaikan pembayaran tiga bulan gaji yang terutang.

"Pembayaran awal Rp 1 juta/orang. Dan ini sudah disepakati bersama karyawan," kata Juanda, seraya mengatakan dalam waktu dua minggu sisa gaji bulan pertama sudah harus dilunasi.

Selanjutnya, dua bulan gaji karyawan yang masih terutang, perusahaan akan membayarnya pada 24 Maret atau 30 hari sejak pelunasan gaji pertama.

"Untuk mempercepat pembayaran gaji karyawan, perusahaan meminta karyawan sepakat pabrik kelapa sawit disewakan kepada pihak ketiga.

Yang uang sewanya digunakan untuk membayar lunas gaji karyawan," kata Juanda yang didamping Sekretaris Dewan Syuibun Anwar. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.