Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BLANGKEJEREN -- Seorang anggota Polisi yang bertugas di Polres Gayo Lues (Galus) Bripka Dedi (38) ditikam di Kampung Jawa Blangkejeren, Kamis (2/2/2017) sekira pukul 08.30 WIB.

Polisi itu ditikam saat berupaya melarikan diri setelah mencoba menyekap Sri ayu Azhari (19) mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com upaya penyekapan terhadap korban dilakukan Bripka Dedi di rumah abang iparnya, Saleh (37) berstatus PNS di dusun Logon Sesik Kampung Jawa Blangkejeren.

Aksi penyekapan itu digagalkan oleh anggota Unit Inteldim 0113/Galus Serka Candra.Gerak-gerik Bripka Dedi dicurigai karena mondar-mandir di depan rumah korban.Tak lama setelah itu terdengar suara jeritan histeris dari dalam rumah korban tersebut.

Bripka Dedi sempat menyekap korban di kamarnya dengan menggunakan lakban dan memegang sebilah pisau.
Kemudian anggota Inteldim, menodongkan pistol kepada pelaku sambil berkata "jangan bergerak tiarap".
Pelaku langsung kabur dan melarikan diri dengan menjatuhkan lemari es.

Pelaku dikejar warga dan berhasil ditangkap. Pelaku sempat diamuk diamuk warga dan mendapat tikaman senjata tajam di tangan kiri.

"Pelaku yang berupayakan melakukan percobaan penyekapan terhadap seorang mahasiswi di Kampung Jawa Blangkejeren itu, sudah diamankan di Mapolres Galus untuk dimintai keterangan dan bersama barang bukti.

Begitu juga halnya dengan korban yang turut didampingi abang iparnya," kata Kapolres Galus, AKBP Bhakti Eri N, kepada Serambinews.com, Kamis (2/2/2017).

Belum diketahui motif penyekapan yang dilakukan Bripka Dedi tersebut, meski didapat informasi pelaku sedang kesulitan ekonomi. [] tribunnews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.