Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Aparat Kepolisian dari jajaran Polres Langsa diminta untuk serius mengusut tuntas oknum penebar teror di rumah Calon Walikota Langsa nomor urut 3 Fazlun Hasan di kawasan Gampong Meutia Kecamatan Langsa Kota, yang terjadi, Selasa (14/2) pukul 03.00 Wib dinihari.

"Sebelumnya kita telah sama-sama berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada Damai di Kota Langsa. Jadi tak perlu ada teror apalagi intimidasi dalam proses demokrasi ini. Kita minta Polisi harus bekerja lebih keras lagi guna terwujudnya komitmen yang telah ditandatangani bersama," demikian dikatakan Ketua Tim Pemenangan Calon Walikota/Wakil Walikota Langsa nomor urut 3 Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka, Syahrial Salim SH, Selasa (14/2), di ruang kerja nya.

Dikatakan Ketua PDI P Kota Langsa ini, dirinya merasa prihatin menjelang hari H Pilkada di Langsa, ternyata masih terjadi upaya teror yang dilakukan kelompok tertentu. Seharusnya praktek-praktek lama yang sudah usang tersebut, tidak perlu lagi di pertontonkan kepada warga Kota Langsa yang didominasi oleh para pemilih cerdas.

"Apapun hasil Pilkada nanti kita serahkan kepada rakyat. Rakyat jangan di teror atau di intimidasi karena rakyat Kota Langsa lebih cerdas dalam menentukan pemimpin kedepan," ujar Syahrial Salim.

Lebih lanjut Syahrial Salim yang akrab disapa James Bond ini meminta aparat kepolisian yang dibantu TNI agar memperketat pengamanan menjelang Pilkada besok di Langsa, sehingga upaya teror atau intimidasi tidak terjadi lagi.

Kepada seluruh personil Tim Pemenangan Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka, Syahrial Salim meminta seluruh anggotanya untuk tetap menahan diri serta tidak terpancing dengan upaya provokasi yang diduga sengaja dilakukan kelompok tertentu.

"Saya ingatkan kepada seluruh personil tim agar tetap solid dan tidak terpancing provokasi pihak tertentu, karena kita tetap komit mewujudkan Pilkada Damai," demikian kata Syahrial Salim.

Sebelumnya, sejumlah oknum dari kelompok tertentu, Selasa (14/2) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, dengan menggunakan tiga unit mobil, mencoba menebar teror di rumah Calon Walikota Langsa nomor urut 3 Fazlun Hasan di kawasan Gampong Meutia Kecamatan Langsa Kota. Beruntung aksi teror belum sempat terjadi, karena dipergoki oleh tim Satgas Patron dan relawan yang sampai pagi hari berjaga-jaga di rumah Fazlun Hasan yang juga dijadikan sebagai Posko Induk Tim Pemenangan Calon Walikota tersebut.

Salah seorang tim relawan Fazlun Hasan yang menjadi saksi insiden tersebut, Ucok (40), kepada Wartawan menjelaskan saat itu sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, tiga unit mobil masing-masing jenis avanza Bk 1600, Pajero sport BK 1990, dan grand livina, diduga melakukan pengintaian di kawasan rumah Fazlun Hasan dengan menghentikan mobil mereka di dekat Masjid Gampong Meutia yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah Fazlun Hasan.

Tidak diketahui motif tiga unit mobil tersebut berhenti di sekitar rumah Fazlun Hasan pada saat jam orang-orang sedang tertidur lelap. Melihat gelagat yang mencurigakan selanjutnya ucok dan beberapa orang tim relawan lainnya termasuk Satgas Patron menghampiri ketiga mobil dimaksud.

"Saat kami datangi mereka panik dan langsung mencoba menabrak relawan pemenangan Fazlun Hasan. Untuk saja tidak ada anggota kami yang kena tabrak dan selamat dari insiden itu," katanya. Lalu, ketika mobil dari kelompok tertentu itu mencoba menabrak, tim relawan Fazlun Hasan tersulut emosi dan secara spontan melemparkan batu dan kayu kearah mobil itu, hingga ketiga mobil itu melaju kencang meninggalkan lokasi.

"Wajar kami curiga masak tengah malam gini mereka melakukan pengintaian. Apa ini bukan bentuk dari penebaran teror, "ujar Ucok.

Sementara tidak berapa lama kemudian diperoleh informasi beberapa orang yang menggunakan mobil penebar teror di rumah Fazlun Hasan berhasil diamankan oleh aparat Kepolisian Polres Langsa. Salah seorang yang santer dikabarkan telah diamankan oleh Polres Langsa atas kejadian tersebut berinisial "R I" yang juga berprofesi sebagai Wartawan dan suami salah seorang anggota KIP Langsa. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.