Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Setelah konversi (peralihan) Bank Aceh dari sistem konvensional ke syariah pada September 2016, pembiayaan di Kantor Pusat Operasional (KPO) Bank Aceh Syariah Banda Aceh meningkat. Selain itu, kepercayaan masyarakat juga semakin meningkat dan tidak ada pergeseran pascakonversi ini.

Pemimpin Kantor Pusat Operasional (KPO) Bank Aceh Syariah Banda Aceh, Budi Kafrawi menyampaikan hal ini saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Banda Aceh dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Serambi Indonesia, Kamis, (9/2).

“Alhamdulillah di masyarakat Aceh sejauh ini nyaris tidak ada pergeseran dan gejolak terkait konversi ini. Kita baru saja melewati fase yang rasa-rasanya impossible konversi ke syariah. Kegiatan yang sudah eksis saja perlu penyempurnaan-penyempurnaan, maka ini yang sedang kita coba bangun terus, terutama di sistem internal,” ujarnya.

Selain Budi Kafrawi, turut hadir dalam kunjungan itu Wakil Pemimpin Bidang Bisnis KPO, Numairi, Kabag Pembiayaan KPO, Marhaban dan Kabag Penghimpunan Dana KPO, T Zulfikar serta staf Bank Aceh Syariah. Kunjungan itu diterima Pemimpin Perusahaan Harian Serambi Indonesia, Mohd Din, Manajer Keuangan, Budi Safatul Anam, Manajer Iklan, Hari Teguh Patria, Wakil Manajer Iklan, Kurniadi, Manajer Promosi, M Jafar, dan Manajer Percetakan Umum, Firdaus D.

Menurut Pemimpin KPO Bank Aceh Syariah, Budi Kafrawi, meningkatnya kepercayaan masyarakat setelah konversi ini karena pelayanan yang diberikan kepada para nasabah sampai saat ini selalu mengedepankan hubungan emosional.

“Itu juga membuat kepercayaan publik untuk kita. Ini tentu produk-produk yang dimaksud juga terus dikembangkan, antaranya pembiayaan umrah yang sedikit lagi pematangan konsepnya,” katanya.
Selain itu setelah konversi, kata Budi Kafrawi pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga tidak ada perubahan. Kedepan pihaknya, akan mempersiapkan sistem jemput bola yaitu marketing-marketing yang dipersiapkan untuk langsung menyasar ke pelaku usaha.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada para nasabah, KPO Bank Aceh Syariah pada tahun ini akan menambah 25 ATM di Banda Aceh. Sebelumnya sudah ada 45 unit ATM yang tersebar di kota ini, sehingga total ATM nantinya 70 unit.

Pada kesempatan yang sama, Pemimpin KPO Bank Aceh Syariah, Budi Kafrawi juga mengatakan saat ini untuk pembiayaan umrah dalam tahap finishing atau dalam perencanaan akhir dan dalam waktu dekat akan segera dimulai untuk memudahkan masyarakat berumrah.

Pembiayaan umrah ini, sebutnya melibatkan lintas instansi yaitu Garuda Indonesia, Travel Agen, dan Bank Aceh Syariah. Jadi dalam hal ini masyarakat yang mendapatkan pembiayaan umrah dari Bank Aceh Syariah adalah yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Travel Agen dan Garuda Indonesia. Sementara untuk Travel Agen merupakan yang direkomendasi dari pihak Garuda Indonesia, di Banda Aceh ada sembilan Travel Agen direkomendasikan dalam hal ini. [] tribunnews.com, photo : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.