Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BLANG PIDIE -- Mantan wartawan surat kabar terbitan Aceh, Akmal Ibrahim, terpilih lagi menjadi Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) pada Pilkada 2017 mengungguli delapan pasangan lainnya.

Hasil rekapitulasi suara yang dilakukan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Abdya di Blangpidie, Kamis, Akmal Ibrahim yang berpasangan dengan Muslizar, memperoleh suara terbanyak, yakni 28.138 suara 35,38 persen dari 79.514 suara sah.

Selanjutnya, Muchlis Muhdi-Syamsinar berada urutan dua dengan 20.334 suara (25,57), Erwanto-Muzakir berada urutan tiga dengan perolehan 13.108 suara (16,48), berikutnya Maidisal Diwa - Ruslan 7.989 suara (10,04), Muhammad Qudusi-Hamdani 5.346 suara (6,72).

Kemudian, pasangan Hasbi-Alamsyah 1.174 suara (1,47), Muazam-Hermansyah 1.237 suara (1,55), Zainal Aripin-Said Azhari 1.697 suara (2,13) dan pasangan Junaidi-Edwar memperoleh 501 suara (0,63).

Dengan demikian, dapat dipastikan paslon Akmal-Muslizar berhak dilantik menjadi Bupati Abdya definitif masa jabatan periode 2017-2022, karena mengungguli rivalnya yang berada pada posisi dua dengan selisih suara mencapai 7.804 suara.

Akmal Ibrahim sebelumnya adalah seorang wartawan surat kabar terbitan Aceh. Setelah 15 tahun profesi jurnalis diemban akhirnya sosok kuli tinta ini memutuskan untuk ikut mencalonkan diri dalam Pilkada Abdya pada tahun 2006.

Pada Pilkada 2006 tersebut, mantan jurnalis sejati itu berpasangan dengan Syamsulrizal dan diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) hingga terpilih menjadi pasangan bupati/wakil bupati Abdya definitif periode 2007-2012.

Setelah masa jabatan berakhir, Akmal kembali mencalonkan diri dalam pilkada berikutnya. Ia bersama pasangannya Lukman maju dalam Pilkada 2012 melalui jalur independen, tetapi tidak berhasil, karena pilkada tersebut dimenangkan oleh pasangan Jupri Hassannuddin-Yusrizal Razali.

Setelah Jupri Hassanuddin memimpin Abdya selama satu periode. Mantan wartawan yang dikenal dekat dengan kalangan bawah itu kembali mencalonkan diri hingga terpilih lagi dalam Pilkada serentak 2017 dengan menggandeng Muslizar sebagai wakilnya.

Kepastian menangnya pasangan Akmal-Muslizar diketahui setelah pihak KIP bersama Panwaslih dan seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melalukan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara diaula kantor KIP Abdya.

Proses rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pemilihan bupati/wakil bupati tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KIP Abdya Elfiza dan dihadiri oleh tiga anggota komisioner KIP lainnya.

Selain anggota KIP, rapat pleno tersebut juga dihadiri oleh seluruh anggota Panwaslih Abdya, panitia pemilihan kecamatan dan ikut dihadiri oleh saksi-saksi dari pasangan calon bupati/wakil bupati termasuk timsesnya.

Proses rekapitulasi suara di Abdya berjalan lancar tanpa adanya gangguan dari pihak manapun, karena, masyarakat ataupun timses yang masuk ke halaman ataupun ruangan kantor KIP terlebih dahulu diperiksa oleh petugas untuk menghindari terjadinya ganguan keamanan. [] Antara

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.