Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, ACEH TAMIANG -- Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), itulah nama salah satu program unggulan Irwandi Yusuf yang pernah menjabat sebagai Gubernur Aceh (2007-2012) yang lalu. Pada saat itu, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini mempelopori dan menganggarkan dana yang cukup fantastis melalui APBA 2010 sebesar Rp. 425 miliar untuk program JKA.

Penganggaran yang begitu besar ini bukanlah ingin mencari populeritas dan tanpa alasan, Irwandi Yusuf saat itu menginginkan semua warga Aceh mempunyai akses yang cukup terhadap fasilitas pengobatan guna meningkatkan kualitas kesehatan.

Irwandi Yusuf yang menjabat sebagai Gubernur Aceh waktu itu memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan murah terhadap jutaan masyarakat Aceh yang membutuhkannya.

Bahkan apabila di Jakarta ada Program Kartu Sehat, maka Irwandi Yusuf sebenarnya lebih dulu yang melakukan JKA dengan biaya berobat bagi masyarakat Aceh secara gratis.

Al Mahdar yang lebih dikenal dengan Datok All merupakan salah seorang tokoh masyarakat Aceh Tamiang yang juga pernah menjabat sebagai Datok Penghulu di Kampung Bundar (tahun 2006-2012), Minggu (05/02/2016) kepada TamiangNews.com menceritakan bagaimana antusias masyarakatnya pada waktu itu terhadap program JKA.

Menurutnya, JKA merupakan salah satu program yang sangat brilian yang diterapkan oleh mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

"Kalau mau berobat cukup bawa Kartu JKA, tanpa harus meminta rekom atau rujukan lagi dari pemerintah instansi terkait dapat langsung berobat, dan untuk mendapatkan kartu JKA sangatlah mudah, sehingga para datok pun tidak merasa kesulitan untuk mengarahkan kemana masyarakat harus berobat", jelas Datok All.

Berkat kesuksesan program JKA pula Irwandi Yusuf tahun 2010 memperoleh penghargaan tertinggi yang dianugerahi oleh Kementerian Kesehatan RI berupa penghargaan Ksatria Bakti Husada dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-46.

Penghargaan tertinggi bidang kesehatan tersebut berdasarkan penilaian dari tim Kemenkes RI yang datang ke Aceh waktu itu. Tim Kemenkes datang langsung ke lapangan melihat pelayanan yang telah dirasakan masyarakat, terutama menilai bagaimana pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis melalui program JKA.

Dan hingga kini Irwandi Yusuf masih berkeinginan untuk melanjutkan program JKA serta akan dikelola secara lebih maksimal lagi melalui program JKA Plus.

Disamping program Aceh Seujahtera dan JKA Plus (pemenuhan akses layanan kesehatan gratis, beasiswa bagi anak yatim dan anak orang miskin, dan santunan untuk manula), Irwandi juga mempunyai sejumlah program unggulan Aceh Hebat dengan mengusung slogan "Melanjutkan yang Tertunda". [] Tim-TN

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.