Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, JAKARTA -- Ketua Harian Serikat Perusahaan Pers (SPS) Ahmad Djauhar mengatakan pihaknya meyakini sebanyak 74 perusahaan pers yang telah diverifikasi oleh Dewan Pers merupakan verifikasi tahap pertama. Ahmad memastikan masih ada perusahaan pers lainnya yang menyusul untuk diverifikasi.

“Tim Dewan Pers baru mampu melakukan itu (verifikasi 74 media),” kata Ahmad di Dewan Pers, Senin, 6 Februari 2017.

Pernyataan dari SPS tersebut disampaikan seusai menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo hari ini. Sebelumnya beredar luas ada 74 nama perusahaan pers yang lolos verifikasi.

Ahmad menuturkan pihaknya telah mendapat penegasan bahwa Dewan Pers tidak akan mengumumkan sebanyak 74 nama media tersebut dalam acara Hari Pers Nasional (HPN) di Ambon, 9 Februari 2017. Selain itu, tidak ada pula penyerahan sertifikat standar perusahaan pers yang telah diverifikasi Dewan Pers pada peringatan HPN.

Ahmad mengatakan pihaknya bersama Dewan Pers sepakat untuk melanjutkan program verifiaksi perusahaan pers khususnya cetak yang selama ini telah dilakukan dua belah pihak. Sebab, Dewan Pers telah memberikan mandat selalui SK Dewan Pers Nomor 01/SK-DP/III/2015 kepada SPS tentang penetapan Serikat Perusahaan Pers sebagai Lembaga Pelaksana Verifiaksi Perusahaan Pers Media Cetak pada 24 Maret 2015 hingga saat ini.

SPS mengusulkan agar daftar perusahaan pers yang telah diverifikasi untuk diumumkan oleh Dewan Pers setiap tiga bulan sekali. Baik melalui website Dewan Pers maupun dikomunikasikan kepada asosiasi perusahaan pers dan publik.

Ahmad melanjutkan, pihaknya mengimbau agar pimpinan penerbitan pers anggota SPS di Indonesia aktif mendaftar diri melalui SPS cabang masing-masing. Sebab, verifikasi tersebut berkonsep proaktif. [] Tempo.co

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.