Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Pelaksanaan Pekerjaan Preservasi Rekontruksi Jalan Lokasi Panton Labu hingga sampai Batas Provinsi Sumut sedikit rumit di Tamiang, pasalnya masih banyak jalan yang belum memadai atau bisa dikatakan sisa pekerjaan proyek lama yang terbengkalai sampai sekarang ini.

Timbul dipikiran masyarakat mengapa jalan di depan Kantor Bupati Aceh Tamiang selalu amblas dan seringkali menjadi kubangan yang berbentuk seperti kolam ikan padahal sudah beberapa kali di renovasi oleh pemerintah kabupaten.

Kali ini terkuak sudah misteri yang menjadi pertanyaan masyarakat, hasil amatan TamiangNews di lapangan Senin (13/02/2017), dan menjumpai Nek Hiem (50) selaku Kepala Pelaksana mengatakan, hal tersebut dikarenakan material pekerjaan awalnya basah jadi lahan pun menjadi lembut sehingga jalannya pun mudah goyang dan membuat aspal menjadi retak dan pecah.

"Di tambah lagi pekerjaan pertama yang di laksanakan oleh Salah satu perusahaan rekontruksi yang di lakukan pemadatan nya pun kurang padat, setelah di propoling ulang oleh PT. Sarang Mas Murni, terdapat 5 titik jalan yang berukuran panjang sekitar 8 meter pertitik di sekitar depan Kantor Bupati Aceh Tamiang yang kurang pemadatan dan terdapat banyak sampah dan batu bata pecah yang membuat jalan pun tidak kokoh.",imbuh Nek Hiem.

Menurut Nek Hiem selaku Kepala Pelaksana Pekerjaan Preservasi kali ini, pemadatan ini tidak bisa di pakai karena dapat menghancurkan aspal yang bakalan kami kerjakan oleh karena itu harus kami gali ulang.

Beberapa titik yang akan digali bahkan melebihi dasar tanah, pengerukan ulang melebihi batas pengukuran kedalaman tanah dan material yang di masukan harus material yang padat seperti tanah batu gunung bukannya tanah liat dan itu pun di luar anggaran atau bisa di bilang material pribadi PT. Sarang Mas Murni sendiri karena dalam anggaran kami cuma mengerjakan pengrehapan dan pengaspalan saja, ujar Nek Hiem. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.