Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, JAKARTA -- Pemerintah menggelar rapat koordinasi membahas tiga usulan daerah yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Usai rapat, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memastikan, salah satu usulan yaitu Arun Lhokseumawe, Aceh, akan segara ditetapkan menjadi KEK.

"Sudah lengkap semua persyaratan, jadi kami setujui dan kami akan kirim ke Presiden," ujar Darmin di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (30/1/2017).

KEK Arun Lhokseumawe akan dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Pertamina Persero dan PT Pelindo I. Selain itu ada pula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Kertas Kraft Aceh.

Diperkirakan nilai investasi KEK Arun Lhokseumawe mencapai Rp 40 triliun. Namun penetapan KEK Arun Lhokseumawe masih harus menunggu Peraturan Pemerintah (PP). Darmin mengungkapkan PP tersebut akan sesegera mungkin dirampungkan.

Selain Arun Lhokseumawe, pemerintah juga menggodok dua usulan daerah untuk menjadi KEK yaitu Bintan dan Karimun. Namun berdasarkan rapat koordinasi antar kementerian, kedua daerah itu masih belum memenuhi syarat. [] Kompas.com, foto : ilustrasi (kanal aceh)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.