Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BLANGPIDIE -- Pasangan Akmal Ibrahim SH dan Muslizar MT, untuk sementara unggul dalam perolehan suara Pilkada Aceh Barat Daya (Abdya) 2017. Hasil penghitungan suara sementara yang masuk ke lembaga survei dan Desk Pilkada Abdya menempatkan paslon nomor urut satu ini unggul sementara di beberapa kecamatan.

Finance Aceh Research And Consulting (ARC), Asrol kepada Serambi mengatakan, hingga pukul 21.30 WIB data masuk sudah mencapai 85,20 persen (64.815 suara sah) dari total 250 TPS di Abdya, Akmal Ibrahim meraih suara secara merata dengan persentase 35,10 persen atau meraih 22.762 suara sah.

“Akmal Ibrahim dan Muslizar meraih suara secara merata hampir di seluruh TPS di Abdya, seperti di Desa Guhang (tempat Akmal memilih-red), Kecamatan Babahrot dan Kecamatan Tangan-Tangan, Kecamatan Setia, Kecamatan Lembah Sabil, Kecamatan Kuala Batee, Kecamatan Susoh,” kata Asrol kepada Wartawan, Rabu (15/2).

Posisi kedua, kata Asrol, paslon nomor urut enam Muchlis-Hj Syamsinar memperoleh suara dengan persentase 26,26 persen (17.076 suara sah), posisi ketiga paslon nomor urut sembilan Erwanto-Muzakir ND dengan persentase 16,86 persen (10.866 suara sah).

Menurut Asrol, data yang diambil itu berdasarkan dari 250 petugas ARC yang bertugas secara terpisah di masing-masing yang berada 250 TPS di Abdya, sehingga akurasi data yang didapatkan sesuai data dan perolehan suara di setiap TPS.

“Untuk posisi keempat, disusul paslon nomor urut lima Maidisal-Ruslan yang maju dari jalur perseorangan dengan persentase 9,3 persen, posisi lima paslon nomor delapan (Qudusi-Hamdani) dengan persentase 5,99 persen,” kata dia.

Keunggulan Akmal-Muslizar juga terlihat dari data sementara yang masuk ke Desk Pilkada Abdya. Ketua Desk Pilkada Abdya, Drs M Hanafiah AK SH MM mengatakan, dari 34.113 (33,33 persen) suara sah yang sudah masuk, Akmal mengumpulkan 12.261 suara (11,98 persen). Pasangan ini unggul atas delapan kandidat lainnya.

“Data ini terus kita update satu jam sekali, data sementara Akmal Ibrahim SH dan Muslizar MT unggul atas delapan calon yang lain,” kata Ketua Desk Pilkada Abdya, Drs M Hanafiah AK SH MM.

Informasi diterima Serambi dari sejumlah sumber, dari sembilan kecamatan di Abdya, Akmal Ibrahim dan Muslizar MT unggul di delapan kecamatan, Akmal Ibrahim hanya kalah tipis dengan Erwanto-Muzakir ND di Kecamatan Manggeng, Erwanto meraih suara 2.822 suara sah dan Akmal 1.948 suara sah.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Abdya, Elfiza SH MH dihubungi Serambi Rabu malam tadi mengaku belum bisa menjelaskan hasil perolehan suara paslon bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur Aceh.

“Kami (KIP) masih menunggu selesai rekapitulasi suara oleh seluruh PPK (panitia pemilihan kecamatan), sehingga data yang diungkap ke publik adalah valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Elfiza. Dalam hal ini, rekapitulasi perolehan suara untuk masing-masing paslon dilaksanakan sejak 16 sampai 22 Februari mendatang.

Tetapi bila ada PPK yang sudah menuntaskan rekapitulasi diminta segera menyerahkan form C beserta lampirannya kepada KIP Abdya, sehingga dapat dilaksanakan penggeseran kotak suara dari PPK kecamatan bersangkutan.

Tentang lembaga survei di Abdya sudah mengeluarkan hasil perolehan suara sementara untuk masing-masing paslon bupati dan wakil bupati Abdya serta paslon gubernur dan wakil gubernur Aceh, Ketua Abdya, Elfiza menyatakan tidak terpengaruh dengan hasil tersebut. KIP tetap menunggu rekap dari seluruh PPK sehingga data perolehan suara bisa dipertanggungjawabkan.

Elfiza juga menjelaskan pelaksanaan pencoblosan di 250 TPS, Rabu (15/2) kemarin, secara umum tertib dan lancar, meskipun diakui ditemui kendala berupa peristiwa kekurangan surat suara di beberapa TPS, namun dapat diatasi.

Seperti kekurangan 100 lembar surat suara calon gubernur dan wakil gebernur di TPS 2 Desa Keude Siblah, Blangpidie dapat diatasi dengan mengambil surat suara cadangan di TPS 1, 3 dan 4 Desa Keude Siblah.

Demikian juga kekurangan surat suara calon bupati dan wakil Abdya sebanyak 200 lembar di TPS Desa Padang Kawa, Tangan-Tangan dan 19 lembar suara di TPS Desa Pasar Kota Bahagia, Kuala Batee, diatasi dengan mengumpulkan surat suara di beberapa TPS di Kecamatan Tangan-Tangan dan Kecamatan Kuala Batee.

Ketua KIP Abdya Elfiza juga mengakui aad sekitar 64 warga Kabupaten Abdya yang sedang menjalani perawatan di RSUD Teungku Peukan lokasi Padang Meurantee, Susoh, gagal memberikan hak pilih. Pasalnya, terkendala validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) terhadap pasien yang menjalani perawatan.

Padahal, surat suara untuk mereka bisa didapat dari TPS sekitar, tetapi pihak Panwaslih keberatan dengan alasan sulit pengawasan. [] tribunnews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.