Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Puluhan warga Desa Kebun Sungai Yu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang mengadu ke Komisi A DPRK Aceh Tamiang, Selasa (10/1/2017).

Warga mempertanyakan lahan desa mereka yang hilang dari peta ketika BPN mengeluarkan HGU perkebunan PT Rapala. Padahal desa ini sudah berdiri puluhan tahun yang lalu.

Tokoh Desa Sungai Yu yang hadir adalah Datok Penghulu (Kades) Ramlan, Kepala Mukim Wahid, Ketua MDSK Sudi, para kepala dusun dan aparatur desa ini diterima Ketua komisi A DPRK Aceh Tamiang, Ismail didampingi anggota dewan lain, Fadlon, Ngatiyem, dan Erawati.

Datok Penghulu Desa Kebun Sungai Yu, Ramlan di hadapan anggota dewan mengatakan, kehadiran pihaknya ke dewan untuk mengadu tiga hal, pertama, Desa Kebun Sungai Yu berada dalam HGU, namun saat ini keberadaan lahan Desa Sungai Yu sejak keluarnya HGU PT Rapala tahuan 2014 lahan Desa Kebun Sungai Yu tidak ada lagi dalam peta.

Sementara dalam surat keputusan Gubenur Aceh Tahun 2013 luas lahan Desa Kebun Sungai yu seluas 10 hektare lebih.

Sementara pada tahun 2013, warga Desa Kebun Sungai Yu sebelum perpanjangan HGU PT Rapala (ek PT Rapala) sudah meminta kepada pemerintah agar keberadaan desa tersebut dikeluarkan dari HGU perusahaan.
Pasalnya, lahan itu digunakan warga untuk pertanian dan tapak rumah warga. [] tribunnews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.