Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Diduga menjadi korban perampokan, Irma Wahyuli (41), Staf Laboratorium Puskesmas Kejuruan Muda, Senin (9/1/2016) harus dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang. Dalam kejadian itu, Irma mengalami luka lecet di wajahnya dan muntah darah.

Suami korban, Mahlil yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kejuruan Muda kepada GoAceh di ruang IGD menjelaskan, pascakejadian tersebut, istrinya sudah 2 kali muntah darah. Selain itu, tas sandang korban juga hilang.

"Kita tidak tau kejadian itu bermotif perampokan dengan menabrak sepeda motor istri saya dari belakang atau memang murni kecelakaan. Tapi yang jelas, walaupun sepeda motornya tidak hilang, tetapi tas sandang istri saya yang di dalamnya ada dompet raib," ujar Mahlil.

Mahlil menjelaskan, Irma setelah pulang dari undangan di Gampong Kebun Ubi Kecamatan Rantau diselamatkan warga Gampong Durian karena tergeletak di atas aspal dengan keadaan pingsan di depan SMAN 1 Kejuruan Muda.

"Istri saya menuju pulang ke rumah di Gampong Rantau Pauh Batu 8, Kecamatan Rantau. Sekarang sepeda motornya diamankan di Mapolres Rantau, kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB," ujar Mahlil yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Muhammad Nur Fazri.

Amatan GoAceh, Irma sedang ditangani oleh tim medis RSUD Aceh Tamiang. Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Nur Fazri menyebutkan, karena korban mengalami muntah darah, memungkinkan untuk dirujuk ke rumah sakit di Medan. [] goaceh.co, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.