Dilihat 0 kali

TamiangNews.com -- PT.ASDP di Kupang akhirnya memilih menutup pelayaran antar pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) lantaran kondisi cuaca tidak bersahabat.

Penutupan sementara pelayaran itu dilakukan sesuai dengan laporan BMKG yang menyebutkan tinggi gelombang di perairan NTT mencapai tiga hingga empat meter dengan kecepatan angin 15 sampai 25 knot.

"Tinggi gelombang maksimum dapat mencapai dua kali tinggi gelombang saat ini, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai cuaca buruk guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," terang Arnoldus Yansen, Kepala ASDP Cabang Kupang, Kamis (05/01/2017).

Dia mengatakan, pagi tadi dua buah armada kapal yang mengangkut 270 penumpang sudah sempat berlayar 2 jam menuju Pulau Rote namun dihantam gelombang dan harus berbalik kembali ke Pelabuhan Bolok Kupang.

Sebelumnya juga diberitakan KMP Pulau Sabu yang melakukan pelayaran dari ALor Kalabahi menuju kupang mengalami kerusakan mesin secara tiba-tiba dekat pulau batek dan akhirnya terhempas gelombang tinggi hingga terdampar dekat perairan Timor Leste. [] SindoNews.com, Foto, Ilustrasi.

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.