Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Diduga penunjukan Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) bukan berdasarkan skillnya dan bukan tamatan Tehnik sipil, sehingga dalam penyelesaian pekerjaan diakhir tahun 2016 tidak maksimal, bahkan ada pekerjaan yang tidak selesai di kerjakan. Hal ini kuat dugaan peran Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Langsa Ir. Said Madum Majid sangat kuat di dalamnya. Demikian di katakan oleh Ketua LSM Komunitas Anak Nanggroe Muzakir pada TamiangNews.com Minggu(22/1).

Dijelaskan Muzakir, PPTK seharusnya diangkat berdasarkan tamatannya yaitu Sarjana Tehnik Sipil atau tamata STM jurusan bangunan, sehingga PPTK yang diangkat mengerti proyek di lapangan. Namun yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum Kota langsa malah sebaliknya. Pegawai tamatan Sarjan tehnik sipil dinonjobkan dan pegawai yang tamatan SMA, Sarjana Ekonomi di angkat menjadi PPTK.

Bahkan ada juga yang tamatan sarjana tehik mesin di tunjuk menjadi PPTK. Imbasnya diakhir pekerjaan yang diawasinya tidak maksimal, ungkap Muzakir.

Untuk itu, pihaknya mendesak Kepala Dinas PU Kota Langsa Ir. Sayed Madum Madjid tidak mengedepankan kepentingan pribadi dalam mengangkat PPTK, dan penunjukan PPTK harus orang-orang yang ahli di bidangnya, sehingga semua PPTK yang ditunjuk memang memahami apa fungsi PPTK di dalam pekerjaan tersebut, tutup Muzakir.

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum Kota Langsa Ir. Sayed Madum Madjid ketika dikonfirmasi TamiangNews melalui telepon selularnya menjelaskan bahwa tidak aturan yang menetapkan PPTK itu harus dari orang Tehnik, semua PPTK di sini didampingi oleh tenaga-tenaga skill di bidangnya, semua PPTK di Dinas PU adalah orang-orang sudah berpengalaman di bidangnya, mereka semua kader di Dinas PU bukan orang luar yang direkrut untuk menjadi PPTK, jelas Sayed menepis isu yang beredar saat ini. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.