Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Proyek Normalisasi Parit Dusun Bakti Gampong Bate Puteh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa dinilai telah menghambur-hamburkan uang negara. Pasalnya pengerjaan proyek yang bernilai hampir seratus juta dengan pelaksana kegiatan CV. Jasa Koperasi, sumber dana APBK Kota Langsa tahun 2016 itu tidak ada manfaatnya alias "mubazir".

"Ini salah satu bentuk program Asal Bapak Senang (ABS), artinya, senang-senang rekanan dengan PPTK Bidang Cipta Karya PU Kota Langsa, ngapain menormalisasikan parit tersebut, tujuan Gampong mengusulkan lokasi kegiatan agar tidak seperti ini kejadiannya, masyarakat mengusulkan lokasi kegiatan di tempat lain sementara yang dibangun oleh rekanan atas persetujuan PPTK, di lokasi lain yang dibangun itukan mubazir", papar Geuchik Sulaiman.

"Mubazirnya normalisasi ini sudah terlihat sejak awal dikerjakan, sebab itu bukan parit induk dan tidak ada air sama sekali. Seharusnya pengerjaan proyek itu, pada parit induk yang kami usulkan", ujar Geuchik Gampong Bate Puteh Sulaiman atau yang akrab disapa Buyung kepada wartawan Selasa kemarin ( 17/1).

Dari amatan TN di lapangan, pengerjaan normalisasi tersebut saat ini sudah menjadi semak belukar kembali dan tidak terlihat adanya normalisasi saluran parit.

Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) pada Dinas pekerjaan umum Iskandar, SE mengatakan. Kegiatan tersebut sudah sesuai mekanisme yang belaku, pihaknya sudah mengerjakan sesuai dengan teknis yang ada.

Dikatakannya, jika proyek tersebut sudah ditumbuhi rumput liar itu wajar, karena proyek tersebut sudah setahun adanya, kata Iskandar.

Sementara itu Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Langsa Samsul Bahri yang dikonfirmasi TN melalui telepon selularnya Rabu (18/1) mengatakan memang sudah seperti itu adanya proyek aspirasi masalahnya karena tidak disemen atau bukan drainase, dan proyek itu usulan dari warga bukan usulan dari dinas, jawab Samsul Bahri. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.