Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Plt Bupati Aceh Tamiang Muhammad Ali Alfatah menyatakan, jalan dua jalur Medan - Banda Aceh akan segera dibangun kembali pada tahun 2017.

Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Aceh, yang dikerjakan oleh PT Sarang Mas Murni.

"Pembangunan jalan dua jalur Medan - Banda Aceh, yang dilanjutkan mulai depan kantor Bupati Aceh Tamiang sampai Kedai Besi, sepanjang 1,4 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 13 miliar," kata Muhammad Ali Alfatah, Rabu (18/1) kepada wartawan. Ia mengaku saat ini sedang berada di Jakarta.

Dengan kembalinya dilanjutkannya jalan dua jalur, Plt Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah I Aceh Faturahman Raden, yang sangat cepat merespon keluhan warga Aceh Tamiang terkait badan jalan nasional yang sudah rusak parah.

Ia juga mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan jalan dua jalu ini, pihaknya ada menyurati Kepala BBPJN Aceh tertanggal 14 Nopember lalu, guna memohon perbaikan jalan nasional Kabupaten Aceh Tamiang.

"Ruas jalan nasional yang rusak ini merupakan akses utama penghubung Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara.

Terutama kondisi ruas jalan yang berada di depan kantor Bupati Aceh Tamiang sampai dengan Kota Kualasimpang dalam keadaan rusak berat dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta penanganan perbaikan pada ruas jalan nasional secepatnya dilaksanakan agar terciptanya kelancaran lalulintas dan menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Alhamdulillah, langsung direspon dan mulai turun rekanan untuk mengerjakan proyek ini. Diharapkan pengerjaannya dapat selesai dengan cepat sehingga pengguna jalan merasa nyaman dalam berlalu lintas," kata Ali Alfatah , seraya meminta seluruh warga Tamiang untuk mendukung kelancaran pengerjaan proyek di lapangan.

Sementara itu Direktur PT Sarang Mas Murni H Abdul Aziz membenarkan pihaknya sebagai pelaksana pekerjaan lanjutan proyek jalan nasional dua jalur di Aceh Tamiang.

Setelah perusahaanya memenangkan tendera proyek jalan tersebut senilai Rp 18 miliar, berupa perawatan jalan dimulai dari jembatan Panton Labu sampai perbatasan Aceh dengan Langkat, Sumatera Utara.

"Termasuk di dalamnya lanjutan pembangunan jalan dua jalur di Aceh Tamiang yang belum tuntas pelaksanaanya sepanjang 1,4 kilometer, mulai dari depan kantor Bupati Aceh Tamiang sampai Kedai Besi,"ujar Aziz. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.