Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Legimansyah bersama istrinya Derita (54) warga Desa Rantau Pauh Kecamatan Rantau, jatuh bersama kenderaanya yang terperosok dalam lubang di jalan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di depan kantor Bupati Aceh Tamiang, Minggu (8/1/2017) pukul 23.00 Wib.

Akibat dari kecelakaan itu, Legimansyah mengalami luka dan mengeluarkan darah di gusi bibirnya sedangkan istrinya mengeluarkan darah di kepala.

Legimansyah kepada Serambinews.com, Minggu (8/1/2016) mengatakan, ia bersama istrinya dari rumah bermaksud mau ke SPBU terban untuk membeli minyak bensin untuk dijual di rumahnya.

Namun sesampainya di depan kantor Bupati Aceh Tamiang, sepeda motor yang dikendarai bersama istrinya menghindari lubang yang ada badan jalan nasional itu sehingga sedikit mengambil jalan ketengah..

Sementara di belakaangnya melaju mobil dengan kecepatan tinggi, sehingga bermaksud minggir ke arah kiri, namun sepeda motornya terperosok dalam lubang sehingga suami istri ini jatuh dan membentur aspal.

Akibatnya, gusi bibirnya pecah dan mengeluarkan banyak darah, begitu juga dengan kepala istrinya juga mengeluarkan darah.

Setelah dibantu warga, keduanya langsung ke UGD RSU Tamiang untuk mendapat perawatan. Sementara, ke SPBU Terban membeli bensin terpaksa dibatalkan.

Warga Tamiang yang menyaksikan kecelakaan tersebut, Alin (40) mengaku sudah sering terjadi kecelakaan di depan kantor Bupati Aceh Tamiang itu, akibat badan jalan berlubang, pihaknya berharap Pemerintah peka terhadap badan jalan yang rusak, jangan menunggu warga tewas baru jalan tersebut diperbaiki. [] tribunnews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.