Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LHOKSEUMAWE -- Harga beras berkualitas di sejumlah pasar dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, saat ini Rp155 ribu atau mengalami kenaikan 10 persen dibandingkan sebelumnya yang hanya Rp140 ribu/karung (isi 15 Kg).

Salah seorang pedagang, Heri di Pasar Inpres Lhokseumawe, Jumat menyatakan, naiknya harga makanan pokok itu karena persediaan berkurang, akibat produksi menurun.Menurunnya produksi, menurut dia, karena pengaruh cuaca dan juga musim hujan sehingga banyak gabah yang terendam air dan tidak maksimalnya proses pengeringan untuk diolah menjadi beras.

Namun, kata dia, tidak semua jenis beras mengalami kenaikan, hanya untuk jenis berkualitas saja yang melonjak harganya bila dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya.

"Pada musim panen kemarin, kebetulan saat musim hujan, sehingga banyak padi yang terendam air akibatnya kualitas beras menjadi tidak bagus. Sedangkan gabah dengan kualitas bagus sangat terbatas produksinya," ujar Heri.

Apalagi, lanjut dia, jika panen dilakukan dengan mesin pemotong tentu saja tidak dilakukan pengeringan padi di sawah, beda halnya jika dipotong dengan tangan secara tradisional, sebelum dirontokkan dikeringkan terlebih dahulu di sawah, sehingga padi lebih berkualitas saat diolah menjadi beras.

Sementara itu, kebutuhan beras di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kota Lhokseumawe dipasok dari daerah sekitar, seperti dari Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur dan juga Kabupaten Pidie.
Sedangkan di beberapa wilayah tersebut saat ini sebagiannya sedang menunggu masa panen. [] antaranews.com, photo : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.