Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Anggaran belanja publikasi pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang sebesar Rp 90 juta nyaris habis yang penggunaannya ditengarai untuk kegiatan pelantikan ketua DPRK Padlon, beberapa hari lalu.

Dikabarkan, dari besaran anggaran belanja Rp 90 juta untuk kegiatan publikasi DPRK dalam satu tahun 2017. Namun berbagai proposal dari beberapa media cetak yang sudah mendapat disposisi dari Ketua DPRK Padlon untuk dilaksanakannya kegiatan tersebut, bahkan dari jumlah total biaya proposal melebihi anggaran yang tersedia.

"Banyaknya penggunaan biaya belanja publikasi untuk bulan ini, dipastikan tidak cukup untuk kegiatan lainnya ke depan," ungkap Kabag Umum dan Humas Sekretariat DPRK Zainuddin Rambey, kepada MedanBisnis, Jumat (27/1) saat ditemui di ruang kerjanya.

Zainuddin menyebutkan, dilihat dari penggunaan biaya publikasi sebesar Rp 90 juta hampir keseluruhannya digunakan untuk kegiatan pelantikan Ketua DPRK.

"Saya saja tidak tahu, tiba-tiba sudah masuk proposal dari sejumlah media cetak. Yang kesemua dalam bentuk permohonan dan sudah mendapat disposisi dari ketua DPRK," katanya lagi.

Rambey mengaku bingung dengan banyaknya permohonan proposal yang masuk untuk satu kegiatan yakni pelantikan ketua DPRK. Dikarenakan dirinya baru tahun 2017 mendapat tugas tambahan dari perubahan struktur organisasi yang sudah berubah, dari Bagian Umum dan Humas jadi satu bagian.

"Jadi baru sekarang menangani kegiatan yang berkaitan dengan humas," ujarnya.Sementara Sekretaris Dewan Syuibun Anwar mengakui anggaran belanja publikasi nyaris habis digunakan pada Januari 2017, seperti ucapan ulang tahun, PAW dan pelantikan ketua DPRK.Dari beberapa media cetak yang mengajukan proposal telah didisposisi Ketua DPRK Padlon.

"Saya rasa ketua DPRK tidak tahu anggaran yang tersedia. Dan masalah ini juga sudah didudukkan untuk menentukan yang disetujui," ujarnya.

Menurutnya, dari anggaran Rp 90 juta tidak cukup untuk mengakomodir dari beberapa proposal yang masuk untuk kegiatan publikasi pelantikan ketua DPRK, dengan total sebesar Rp 94 juta.

"Dari biaya proposal nanti akan dilihat kembali untuk menentukan besaran yang disetujui. Jadi tidak harus berdasarkan besaran dari biaya pemohon," kata Syuibun.

Ketua DPRK Aceh Tamiang Padlon belum memberikan keterangan terkait disposisi permohonan proposal yang berkaitan dengan kegaiatan pelantikan dirinya. Saat dihubungi via seluler dan SMS, dia juga belum memberikan jawaban. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.