Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SIGLI -- Semburan air bercampur pasir hitam keluar dari celah tanah yang terbelah saat gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi di Pidie Jaya, Rabu (7/12/2016) sekira pukul 05.03, dini hari. Air hitam yang keluar dalam bumi itu setinggi setengah meter yang menyembur cepat, terjadi di Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya. Gampong tersebut terletak sekitar 500 meter dengan bibir laut.

Semburan air tersebut keluar mengikuti tanah yang terbelah di gampong itu. Saat ini pasir halus berwarna hitam masih terlihat di depan rumah dan di pinggir jalan Gampong Meunasah Balek.

Mustajab Majid (40) warga Gampong Meunasah Balek, kepada ‎Serambinews.com, Jumat (9/12/2016) mengatakan, dirinya sempat menyaksikan air hitam bercampur pasir keluar dari dalam tanah yang terbelah.

Semburan air itu sangat kuat yang terjadi bersamaan dengan gempa. "Saya sempat terperosok ke dalam lubang semburan air hitam yang keluar saat menyelamatkan diri. Saya tidak ingat berapa lama air hitam keluar dari bumi. Saya lihat saat lari menyelamatkan diri dari dalam rumah," kenang Mustajab. [] Serambinews.com, Foto : Muhammad Nazar/Serambinews.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.