Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, PIDIE JAYA -- Gempa bumi 6.5 Skala Richter yang terjadi di Pidie Jaya Aceh merusak hampir seluruh infrastruktur di wilayah itu. Salah satunya infrastruktur penerangan. Aliran listrik terganggu sehingga menyusahkan masyarakat.

PT Pertamina EP melalui Rantau Field turun langsung membantu dengan mengimplementasikan teknologi pohon energi untuk membantu korban gempa di Pidie Jaya Aceh yang terjadi Rabu (07/12) yang lalu untuk bisa mendapatkan penerangan di malam hari.

"Melihat kondisi tersebut, kami mencoba mencari solusi terbaik untuk membantu korban gempa Pidie Jaya. Kami melihat disana banyak terdapat pohon kedondong hutan. Pohon jenis ini terbukti bisa digunakan sebagai penghasil energi listrik alternatif," ujar Muhammad Baron Public Relation Manager PT Pertamina EP, di Pidie Jaya, Jumat (16/12/2016).

Pohon energi, kata Baron, merupakan hasil inovasi yang ditemukan oleh Naufal Raziq (14th) putra daerah dari Nangroe Aceh Darussalam, tepatnya di Kota Langsa.

"Sebelumnya pohon energi ini telah dipasang di lokasi Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina di Aceh Tamiang, kemudian dipasang juga di Desa Tampur Paloh Kabupaten Aceh Timur. Dan selanjutnya insyaallah bisa membantu meringankan warga Pidie Jaya", terang Baron.

Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa saat ini instalasi pohon energi mulai dipasang, antara lain di Desa Kuta Pangwa, Masjid Jamik dan akan diteruskan ke lokasi lainnya.

"Semoga proses pemasangan dan instalasi pohon energi bisa berjalan lancar, sehingga masyarakat Pidie Jaya dapat menikmati listrik alternatif di malam hari. Mohon dukungan semua pemangku kepentingan agar saudara kita di Pidie Jaya diberikan kesabaran dan kekuatan untuk kembali bangkit", tambah Baron.

Sementara itu, ditemui di Desa Kuta Pangwa, Marthonis Koordinator Pengungsi dan Keuchik atau Kepala Desa Kuta Pangwa yang menyampaikan bahwa masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya listrik dari Pohon Kedondong untuk membantu penerangan saat malam hari.

"Gempa Pidie mengakibatkan aliran listrik terputus, dan alhamdulillah Pertamina membantu kami berupa penerangan dari Pohon listrik yang merupakan pohon Kedondong Pagar. Kami tidak menyangka pohon yang menjadi pagar rumah kami ini bisa mengalirkan aliran listrik. Terima kasih Pertamina," ujar Marthonis. [] energi.indopos.co.id, foto : ilustrasi/netz.id

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.