Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, CALIFORNIA -- Petinju legendaris Bernard Hopkins mengakhiri karirnya dengan tragis setelah dihentikan di ronde delapan oleh Joe Smith Jnr, Sabtu (Minggu WIB). Tampil kembali ke atas ring di usia 51 dan terakhir kali bertarung pada 2014, Hopkins memang menyebut ini merupakan pertarungan perpisahan darinya. Pada pertarungannya yang terakhir pada 2014, Hopkins dikalahkan Sergey Kovalev.

Hopkins beruntung bisa meladeni Smith selama delapan ronde. Pada ronde delapan ia mendapat pukulan-pukulan keras Smith yang membuatnya terlempar keluar ring dan terkapar di lantai. Wasit Jack Reiss -sesuai peraturan- memberi hitungan sampai 20, namun Hopkins tak mampu mengembalikan kesadarannya.

Pada 7 ronde awal, sebenarnya Hopkins mampu memperliahtkan pengalamnnya sebagai petinju yang telah bertarung selama 28 tahun. Satu hakim bahkan memberi keunggulan angka buat Hopkins.

Usai pertarungan, Hopkins menyebut dirinya terjungkal sebenarnya lebih karena dorongan. Benturan pada kepala membuat dia tidak mampu memulihkan kesadaran. "Ini pertarungan saya yang terakhir. Saya memastikan hal ini dan gembira dapat melakukannya."

"Saya yakin para penggemar tinju mengerti bahwa saya mundur sebagai seorang pejuang dan dikalahkan lawan yang sangat tangguh."

Bernama lengkap Bernard Humphrey Hopkins Jr, Hopkins merupakan mantan juara dunia kelas menengah dan kelas berat ringan. Kelahiran 15 Januari 1965, petinju berjulukan B-Hop atay The Executioner ini merupakan juara dunia kelas menengah 1994-2005. Ia disebut sebagai satu dari 10 petinju kelas menengah terbaik sepanjang masa.

Selama rentang 28 tahun karirnya, Hopkins pernah menghadapi nama-nama besar seperti Oscar De la Hoya, Jermain Taylor di kelas menengah, serta Antonio Tarver dan Roy Jones Jr di kelas berat ringan. [] kompas.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.