Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, FEMALE - Istilah ibu tunggal (single mother) biasanya diasosiasikan dengan wanita yang harus membesarkan anak tanpa kehadiran suami, entah karena perceraian maupun setelah suami meninggal.

Akan tetapi, peran ibu tunggal ini juga bisa muncul dalam keluarga yang masih memiliki ayah dan ibu.

Ratih Ibrahim, seorang psikolog dan pendiri Personal Growth, berkata dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (21/12/2016) bahwa anak membutuhkan kedua ayah dan ibunya untuk proses tumbuh kembang yang ideal.

“Namun, faktanya menunjukkan bahwa walupun kedua orangtua ada secara fisik, fungsi orangtua bisa hanya efektif dilakukan oleh satu orang saja,” tulisnya.

Sebagai contoh adalah ketika ayah sakit, bekerja jauh dari rumah, atau ketidakmampuan lainnya yang menyebabkan ibu harus berperan sebagai ibu tunggal.

Ratih melanjutkan, kondisi ini sangat mirip dengan keluarga yang hanya dikepalai oleh seorang ibu akibat perceraian atau pasangan yang meninggal.

Walaupun tidak seperti gambaran yang ideal, selama ibu atau ayah tunggal mampu berperan dengan baik untuk mengimbangi kondisi tersebut, maka jangan khawatir tumbuh kembang anak akan terganggu atau terhambat.

Lagipula, anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orangtua tunggal memiliki kelebihannya sendiri bila dibandingkan dengan anak dalam keluarga yang lengkap. [] kompas.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.