Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, MUENCHEN -- Klub raksasa Jerman Bayern Muenchen akan kembali bertemu Atletico Madrid dalam lanjutan babak penyisikan Liga Champion Eropa, Rabu (7/12) dini hari WIB.

Ini adalah pertemuan kedua mereka. Pada pertemuan pertama 29 September lalu, Muenchen harus mengakui keunggulan 0-1 Atletico di Madrid.

Kali ini, the Bavarian akan bertekad membalas kekalahan mereka di kandang Atletico Madrid. Modal kemenangan di dua laga terakhir menjadi pendorong skuat asuhan Carlo Ancelotti untuk membungkam klub asal Spanyol itu. Terlebih, kali ini, mereka akan bermain di hadapan pendukung mereka sendiri.

Muenchen memang sedang apes belakangan ini. Lima laga terakhir harus diselesaikan dengan permainan tak stabil. Muenchen harus menerima kekalahan dua kali, kemenangan dua kali, dan sekali hasil imbang.

Di pentas Bundesliga Jerman, tim juara bertahan masih duduk di posisi kedua klasmen. Mereka dikejutkan dengan konsistensi tim promosi Leipzig yang menyodok hingga peringkat pertama.

Namun, laga melawan Bayern Leverkusen dan Mainz kemarin menjadi momentum kebangkitan the Bavarian di kancah kompetisi lokal maupun Eropa.

Atletico juga senasib dengan Muenchen di kompetisi lokal. Penampilan skuat asuhan Diego Simeone tampil kurang greget sejak awal musim.

Padahal, musim lalu, determinasi mereka di La Liga Spanyol hampir merusak dominasi duo klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Bahkan, Atletico mampu melaju hingga ke final Liga Champion Eropa.

Permainan Diego Godin dan kawan-kawan ditakuti tim elit Spanyol. Musim ini, Atletico seperti terseok menghadapi bukan hanya tim besar, tapi juga tim papan tengah.

Dibantai Real Madrid dan hasil imbang melawan Espanyol menunjukan Atletico Madrid tak segarang dulu. Meskipun, di kancah Eropa, Diego Simeone masih mampu bertaji dengan menempati peringkat pertama Grup D.

Mereka juga sudah memastikan satu tiket lolos ke babak selanjutnya di kompetisi tertinggi benua biru. Pasukan Diego Simeone mampu menyapu bersih seluruh laga yang sudah dijalani dengan kemenangan. Namun, Muenchen bukanlah lawan enteng.

Don Carlo dikenal sebagai pelatih yang mampu memerbaiki keterpurukan tim. Muenchen baru mengemas sembilan angka di kualifikasi Grup D. Bermain di stadion Alianz Arena, Thomas Mueller dan rekan-rekan tak akan membiarkan Atletico mencuri satu angka pun.

Terlebih, memori Liga Champions lalu sudah membuktikan keperkasaan Muenchen di kandang sendiri. Mereka memang kalah saat berlaga di Spanyol, dengan skor seperti kekalahan lalu, 0-1. Namun, saat berlaga di Jerman, Muenchen mengambil kendali dan menang 2-1.

Winger Bayern Muenchen, Arjen Robben mengakui, timnya bermain tak sebaik beberapa pekan lalu. Namun, pertandingan terakhir melawan Mainz memunculkan banyak kejutan bagi seluruh pemain.

Kejutan itu soal permainan mereka dan pergerakan dalam pertandingan yang mendekati permainan the Bavarian beberapa pekan lalu.

“Pergerakan kami sangat bagus dan kami menampilkan serangan-serangan yang mengejutkan, ini yang kurang kami lakukan beberapa pekan terakhir,” tutur Robben dikutip dari laman resmi Bayern Muenchen, Senin (5/12).

Serangan-serangan yang mengejutkan seperti itulah yag dibutuhkan Muenchen untuk mengandaskan perlawanan Atletico Madrid. Muenchen memiliki pemain yang hampir dikatakan sempurna.

Penyerang mereka Robert Lewandowski merupakan penyerang paling mematikan di Bundesliga. Penyerang asal Polandia didukung oleh pemain multi talenta, Thomas Mueller, winger lincah asal Belanda, Arjen Robben dan Winger berkebangsaan Prancis, Frank Ribery.

Karakter bermain Muenchen juga kuat. Mereka tangguh dalam duel bola atas, dan memiliki power untuk terus menyerang dan mendominasi permainan.

Hanya saja, Muenchen harus berhati-hati dengan skema serangan balik yang akan ditampilkan Atletico. Sebab, klub yang bermarkas di Kota Madrid ini juga tangguh dalam bertahan, lalu menyengat saat melakukan serangan balik.

Namun, Diego Simeone diragukan untuk menampilkan seluruh skuat terbaiknya. Sebab, mereka sudah memastikan diri lolos ke babak knock-out dengan mengumpulkan lima kemenangan selama kualifikasi Grup D. Simeone dipastikan akan kembali memasang penyerang Antoine Griezmann sebagai ujung tombak.

Penyerang asal Prancis sengat efektif untuk memimpin serangan balik cepat Atletico. Namun, Diego masih mengkhawatirkan ketenangan sang pemain. Saat melawan Espanyol, Griezmann tidak memiliki banyak peluang mencetak gol.

Penampilan Griezmann dinilai kurang tenang di lini depan. “Dia harus lebih tenang, lalu gol akan mengikuti, seperti semua hal dalam hidup ini,” ujar Simeone. [] republika.co.id, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.