Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Minus 7 hari jelang batas akhir yang telah ditetapkan KIP Aceh Tamiang, yakni tanggal 23 Desember ini, tiga orang dari calon bupati/wakil bupati dalam Pilkada 2017, hingga berita ini dirilis belum juga menyerahkan Surat Pemberhentian diri mereka dari masing-masing instansi tempat mereka bekerja.

Sesuai dengan UU Pilkada dan syarat pengajuan calon Kepala Daerah bagi yang PNS harus ada Surat Pemberhentian dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), bagi anggota DPRK harus ada Surat Pergantian Antar Waktu (PAW) yang ditandatangani oleh Gubernur sedangkan bagi Direktur BUMD harus ada Surat Pemberhentian yang dikeluarkan oleh Dewan Komisaris.

Dari informasi yang dihimpun di KIP Aceh Tamiang, hingga menjelang batas akhir kelengkapan administrasi, dari empat orang Paslon, yang sudah ada Surat Pemberhentian yakni Ir. Rusman Ketua DPRK Aceh Tamiang, surat PAW yang sudah ditandatangani Gubernur Aceh, walaupun surat tersebut belum ditembuskan ke KIP Aceh Tamiang.

Sementara ada 3 orang lagi, yaitu Mursil, SH Pegawai BPN (PNS), Drs. Ahmad As'adi Pegawai Setdakab (PNS), masing-masing belum menyerahkan Surat Pemberhentian yang dikeluarkan dari BKN. Dan Ir. T. Insyafuddin yang menjabat sebagai Direktur BUMD belum juga menyerahkan Surat Pemberhentian dari Dewan Direksi BUMD.

Terkait Surat Pemberhentian bagi Paslon yang belum menyerahkan ke KIP hingga batas yang telah ditentukan tanggal 23 Desember 2016 ini, maka sesuai aturan yang berlaku, KIP dengan terpaksa menggagalkan atau membatalkan Paslon ikut Pilkada.

Ketua KIP Atam, Alhamda, SH.I mengatakan KIP masih menunggu berkas ketiga Paslon tersebut hingga batas akhir, dan bilamana belum juga masuk berkas Surat Pemberhentian dari masing-masing Paslon tersebut hingga batas akhir yang telah ditetapkan, maka sesuai dengan ketentuan yang berlaku Paslon tersebut tidak diikut sertakan dalam Pilkada ini. [] Andi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.