Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, HEALTH -- Menurut pepatah, mata adalah jendela jiwa. Lebih dari itu, mata adalah jendela kesehatan. “Hanya dengan melihat mata seseorang, kita bisa melihat refleksi apa yang terjadi pada seluruh tubuh,” jelas dokter spesialis mata Rahul Khurana kepada Prevention.

Karena itulah American Academy of Ophthalmology menyarankan setiap orang untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin setelah berusia 40 tahun. Gunanya adalah untuk mengetahui lebih awal bila ada gejala penyakit serius. Berikut adalah 10 macam penyakit yang tercermin lewat mata.

1. Stres
Jangan abaikan pandangan yang semakin buram bila kita bekerja hingga larut malam. Penyebabnya mungkin terlalu lama menatap layar komputer. Stres biasanya berkaitan dengan cairan yang menumpuk di bawah retina, yang membuat pandangan berkabut.

2. Tekanan darah tinggi
Hipertensi adalah pembunuh diam-diam karena gejalanya yang tidak terlihat. Padahal penyakit ini bisa menyebabkan stroke dan serangan jantung. Tekanan darah tinggi juga bisa memicu perubahan pada pembuluh-pembuluh darah halus pada retina dan menyebabkan bagian mata itu menyusut atau membengkak, sekaligus menjadi cermin adanya masalah pada pembuluh yang lebih besar, yang mengalirkan darah ke jantung, otak, dan ginjal.

3. Kurang vitamin A
Bila kesulitan melihat di malam hari tandanya kita butuh makan lebih banyak protein dan sayuran berwarna oranye. Lemahnya penglihatan di malam hari berkaitan dengan kekurangan vitamin A, yang bisa didapatkan dari wortel, ubi, bayam, dan daging. Kekurangan vitamin A menyebabkan menurunnya pigmen yang disebut rhodopsin, yang mengontrol penerimaan cahaya pada mata.

4. Ada peradangan
Mata merah dan Lelah, padahal kita sudah tidur cukup selama 8 jam setiap malam dan tidak minum alkohol. Apa yang terjadi? Rasa sakit dan warna merah itu bisa jadi tanda adanya uveitis atau peradangan pada mata, sekaligus pertanda adanya peradangan di bagian tubuh yang lain.

5. Masalah tiroid
Jangan anggap sepele mata yang terasa berat dan kelopak terasa digelayuti batu. Segera periksa kadar tiroid karena bisa jadi penyebab masalah mata itu adalah kelenjar tiroid bekerja berlebihan dan memproduksi hormon-hormon yang menyerang otot dan jaringan di lubang mata, sebuah kondisi yang disebut hipertiroidisme dan paling banyak menyerang wanita.

6. Cermin kepandaian
Sebuah penelitian pada 2003 yang dimuat di jurnal Psychological Science mengungkapkan fakta pembuluh darah di retina bisa mempengaruhi kemampuan kognitif. Mereka yang memiliki pembuluh darah lebih kecil cenderung lebih pandai disbanding yang pembuluh darahnya lebih besar.

7. Diabetes
Menurut sebuah penelitian yang diprakarsai United Healthcare pada 2014, diabetes adalah kondisi kesehatan kronis yang bisa dilihat lewat pemeriksaan mata. Kadar gula darah yang tinggi juga terlihat dari mata, seperti melemahnya pembuluh darah pada retina dan menyebabkan kebocoran protein ke makula (bagian mata yang bertanggung jawab pada focus penglihatan) serta menghambat aliran oksigen dan zat-zat penting ke bagian belakang mata.

8. Alergi
Alergi yang berhubungan dengan sinus juga bisa mempengaruhi mata, termasuk lingkar di bawah mata yang membengkak.

9. Depresi
Para peneliti sudah mempelajari bagaimana pergerakan mata juga mencerminkan kondisi kesehatan mental si pemilik mata, seperti kegelisahan, schizophrenia, dan maslaah bipolar.

10. Sistem saraf bermasalah
Bila ada masalah pada sistem saraf seperti multiple sclerosis (MS), mata langsung memberi sinyal ada sesuatu yang salah. Saraf optik, yang terletak di bagian belakang mata dan pengirim detail apa yang kita lihat ke otak, adalah bagian dari sistem saraf pusat dan merupakan jaringan yang sama dengan yang mempengaruhi MS. Peradangan pada saraf, yang disebut optic neuritis, terdiagnosis dialami oleh 75 persen penderita MS. [] Tempo.co

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.