Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang menyetujui adanya pemberian tunjangan atau insentif bagi dokter umum dan dokter gigi dengan tujuan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berobat di Puskesmas.

"Pada APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2017 telah disetujui adanya pemberian insentif bagi dokter gigi dan umum yang bertugas di seluruh puskesmas,"kata wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda, kepada MedanBisnis, Senin (19/12) di Karang Baru.

Menurut juanda, dari penyampaian yang diperoleh dinas terkati dalam pembahasan anggaran yang dilakukan, sudah seharusnya insentif bagi tenaga medis disetujui.

"Apalagi bertujuan untuk menjamin kesinambungan dan kecukupan dokter di Puskesmas," ujarnya sembari mengatakan untuk alokasi dananya tahun 2017 baru disediakan untuk kebutuhan ernam bulan ke depan, setara Rp 350 juta. Dan bila memungkinkan kebutuhan bertambah akan diupayakan dalam APBK Perubahan.

Juanda menjelaskan, sebagaimana profesi dokter merupakan profesi berkelanjutan, dalam artian akan melakukan pendidikannya ke jenjang spesialis.

"Jika insentif bagi dokter ini tidak diberikan akan dapat menimbulkan kekwatiran berkurangnya tenaga dokter di puskesmaas, terutama didaerah terpencil, yang berimbas terhadap pelayanan kesehatan masyarakat," katanya.

Lanjutnya, begitu juga jika insentif bagi dokter di Puskesmas tidak tersedia secara memadai juga tidak tertutup kemungkinan dinas kesehatan akan mengalami kesulitan dalam merekrut dokter baru. Sementara untuk tenaga dokter yang ada di Puskesmas masih dirasakan kurang dari yang dibutuhkan.

"Bahkan perolehan besaran dana kapitasi JKN yang diberikan BPJS Kesehatan untuk Puskesmas berpengaruh terhadap keberadaan dokter di Puskesmas tersebut," kata Juanda lagi.

Juanda menambahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini masih kekurangan lima orang dokter gigi untuk Puskesmas. Kemungkinan besar banyak dokter gigi yang lebih memilih daerah lain yang sudah tersedia insentif.

"Oleh karena itu, DPRK sangat setuju pemberian insentif bagi tenaga dokter di puskesmas sesuai kriterianya, yakni Puskesmas biasa, terpencil dan sangat terpencil," pungkas Juanda. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.