Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LHOKSUEMAWE -- Dampak defisit anggaran Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe dilaporkan makin meluas. Selain penundaan pembayaran honor aparat gampong serta penundaan sejumlah program tahun 2016 ke 2017, ribuan pegawai negeri sipil juga tak mendapat tunjangan prestasi kerja (TPK) bulan Desember. Bahkan kemungkinan tidak diberikan lagi.

Informasi tidak disalurkannya TPK bagi empat ribuan PNS Kota Lhokseumawe untuk jatah Desember 2016, sudah beredar di kalangan sejumlah PNS. Tidak disalurkannya TPK tersebut akibat defisit atay kekurangan anggaran yang sedang dialami Pemko Lhokseumawe.

Menurut sejumlah PNS, tahun-tahun sebelumnya, TPK jatah Desember biasanya sudah diterima pada pertengahan Desember. Namun kali ini, hingga kemarin, PNS belum juga menerima TPK tersebut.

Informasi lain yang dihimpun Serambi, seluruh bendahara satuan kerja perangkat kota (SKPK) Lhokseumawe, pada awal Desember sudah mengajukan amprahan TPK ke Dinas Pengelola Keuangan dan Aset daerah (DPKAD) Lhokseumawe. Namun, berkas tersebut dikembalikan karena alasan tidak ada anggaran.

Penjabat (Pj) Kepala DPKAD Kota Lhokseumawe, T Maimun, Minggu (25/12) menjelaskan, sudah ada kesimpulan bahwa TPK jatah Desember 2016 bagi seluruh PNS di Kota Lhokseumawe, tidak bisa disalurkan. Kebijakan itu diambil karena kondisi keuangan Kota Lhokseumawe yang sedang defisit.

Menurutnya, dana yang dibutuhkan setiap bulan untuk membayar TPK bagi seluruh PNS di Kota Lhokseumawe mencapai Rp 2 miliar lebih. Jumlah TPK yang diterima masing-masing PNS setiap bulan bervariasi, mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta per bulan. “Yang dua juta rupiah itu TPK bagi para eselon dua,” katanya.

Ditanya apakah TPK Desember 2016 akan dibayar pada tahun 2017, T Maimun belum bisa memastikannya. Menurut Maimun, saat ini pihaknya sedang melakukan pengkajian, apakah TPK Desember 2016 akan disalurkan pada tahun 2017 atau memang tidak dibayar lagi.

Sebab, TPK tersebut selama ini diberikan hanya sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada para PNS, dan jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Jadi dengan kondisi ini kita harap seluruh PNS di Kota Lhokseumawe bisa maklum,” demikian T Maimun. [] aceh.tribunews.com

Comments
1 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.