Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, HEALTH - Jika Anda secara teratur berselancar di Instagram dan Pinterest untuk mencari ide-ide resep masakan, Anda mungkin tahu bahwa akhir-akhir ini ada banyak orang menggunakan "alternatif" pengganti tepung terigu.

Tepung almond, kelapa, atau quinoa, misalnya. Tepung-tepung ini tidak hanya lebih sehat, tapi juga bisa menghasilkan penganan yang sama lezatnya dengan tepung terigu.

"Adalah ide yang bagus untuk beralih ke jenis tepung yang lain untuk membantu memastikan rotasi berbagai nutrisi," kata Beth Warren, R.D.N., pendiri Beth Warren Nutrition dan penulis Living a Real Life With Real Food.

Jessica Cording, R.D. ahli nutrisi di New York City, mengatakan bahwa tepung alternatif adalah cara yang baik untuk memasukkan lebih banyak nutrisi ke dalam pola makan Anda. Tidak hanya itu, cara ini juga ideal untuk orang-orang yang alergi atau intoleransi gluten.

Berikut adalah alternatif tepung terigu yang paling populer dan layak Anda coba:

1. Tepung almond

Tepung almond menawarkan lebih banyak protein, lemak sehat, dan vitamin E dan serat dibanding terigu, kata Alissa Rumsey, M.S., R.D., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Rumsey merekomendasikan penggunaan tepung almond untuk kue yang dipanggang padat seperti brownies.

2. Tepung kelapa

Tepung kelapa dibuat dari ampas kelapa yang ditumbuk atau digiling halus lalu dikeringkan. "Tepung kelapa tinggi serat, protein dan memiliki karbohidrat yang bisa dicerna dengan lebih baik daripada tepung terigu," kata Warren.

Tepung kelapa juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, yang berarti di dalam tubuh, tepung ini dikonversi menjadi gula darah dengan lebih lambat, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah - yang jika terjadi terus-menerus bisa menaikkan risiko diabetes.

Kekurangannya, tepung kelapa lebih tinggi lemak jenuh dibandingkan dengan tepung alternatif lainnya.

Tepung kelapa juga benar-benar padat, sehingga sulit untuk mendapatkan tekstur lembut dari adonan kue. Itu sebabnya Cording merekomendasikan agar tepung kelapa dicampur dengan jenis tepung lainnya atau dengan yoghurt Yunani polos.

3. Tepung quinoa

Tepung quinoa bisa dibeli di toko dan bisa juga dibuat sendiri di rumah. Ambil biji quinoa mentah sesuai kebutuhan dan giling halus dalam blender. Agar lebih cepat hancur, Anda bisa memotong-motong biji quinoa terlabih dulu sebelum digiling.

Tepung quinoa kaya akan protein (¼ cangkir berisi sekitar empat gram protein) dan dapat digunakan untuk membuat muffin, pancake, dan roti.

4. Tepung garbanzo

Terbuat dari kacang garbanzo kering yang ditumbuk halus, tepung ini tinggi protein, serat, selenium, dan vitamin B, jelas Warren. Seperempat cangkir tepung garbanzo mengandung sekitar lima gram serat dan enam gram protein.

Tepung garbanzo bagus untuk menambahkan tekstur dan melekatkan adonan. Tepung ini bisa digunakan untuk membuat crepes, pancake, socca, roti, atau kue.

5. Tepung beras merah

Tepung ini dibuat dari beras merah dan memiliki tekstur yang mirip dengan tepung terigu tapi mengandung lebih banyak serat, kata Rumsey. "Tepung ini ini cocok digunakan untuk membuat kue yang dipanggang," katanya.

Tepung beras merah sarat vitamin B, zat besi dan mangan, elemen mineral yang membantu membentuk jaringan ikat dan tulang.

Menurut Cording, tepung beras merah adalah pilihan yang sangat baik bagi orang-orang yang baru mencoba tepung alternative, karena tidak memiliki rasa dan aroma yang kuat.

Dari perspektif kesehatan, Warren mengatakan, tepung alternatif harus digunakan lebih banyak dibanding tepung terigu yang tinggi kalori dan karbohidrat sederhana.

Namun, masih menurut Warren, tepung terigu cenderung memberikan konsistensi adonan yang lebih baik ketika Anda memanggang karena kandungan gluten dan kepadatannya rendah.

Jika Anda ingin konsistensi yang mirip dengan tepung putih, Warren menganjurkan Anda memilih tepung dieja (spelt flour), yang tidak bebas gluten tapi akan memberi tekstur yang halus.

Untuk resep yang hanya Anda buat setahun sekali atau jarang Anda buat, tidak apa-apa menggunakan tepung terigu. Tapi, untuk penganan yang sering Anda olah dan konsumsi, sebaiknya menggunakan tepung alternatif yang lebih, sehat karena pertimbangan gizi dan kalorinya. [] kompas.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.