Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Berkaitan dengan Aksi Bela Islam yang digelar Forum Umat Islam Aceh Tamiang Senin (28/11) sebagaimana dilansir media ini, setidaknya ada lima point yang menjadi tuntutan Umat Islam Aceh Tamiang.

Kelima point tersebut dituangkan dalam Pernyataan Sikap Forum Umat Islam Aceh Tamiang dan telah dibacakan pada saat berlangsung demo aksi bela Islam dan juga telah diserahkan kepada Pemkab Aceh Tamiang serta pihak DPRK.

"Jangan khianati dan gadaikan Ummat Islam untuk menghancurkan NKRI", tulis pernyataan sikap tersebut. Kami ummat Islam Aceh Tamiang Nanggroe Aceh menyatakan sikap dan meminta :

(1). Kepada Presiden RI, Bapak Joko Widodo jangan mengkhianati amanat rakyat, Pancasila dan UUD 1945, dengan membiarkan berkembang kembali komunis-komunis baru yang dapat merusak seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

(2). Kepada Presiden RI, Bapak Joko Widodo tidak mengkhianati amanat rakyat, Pancasila dan UUD 1945, dengan membiarkan dan memberikan kemudahan kepada pihak asing khususnya China untuk berinvestasi yang berpotensi NKRI terjajah kembali (neo kolonialisme).

(3). Kepada Bapak Kapolri Tito Karnavian proses hukum secara terbuka dan transparan dan tangkap serta tahan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok Gubernur DKI non aktif yang menghina ummat Islam, AL-Quran dan Ulama dan lepaskan Buni Yani secara hukum tanpa syarat.

(4). Kepada penguasa dan pimpinan partai politik di Jakarta kami ingatkan jangan adu domba antar kepentingan ummat beragama dan jangan menciptakan issu-issu makar terhadap ummat Islam yang berjuang untuk penegakan hukum berkaitan penghinaan ummat Islam, Al-Quran dan Ulama.

(5). Meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersikap tegas mempertahankan fatwa yang sudah diterbitkan berkaitan penistaan agama. [] TN-W001

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.