Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SIMPANG ULIM -- Lahirnya Undang-Undang Desa No 21 Tahun 2015 sehingga adanya Alokasi Dana Desa (ADD) setiap desa/gampong seluruh Indonesia salah satu inisiatornya adalah Dr Ir H Tarmizi A Karim, MSc ketika menjabat Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kemendagri tahun 2014. Informasi itu terungkap langsung dari dia ketika acara temuramah dengan masyarakat Simpang Ulim, Aceh Timur 14 November 2016.

Dalam sambutannya, ia mengatakan lahirnya Undang-Undang Desa No 21 Tahun 2015 tentang Alokasi Dana Desa/Gampong (ADD) memberikan kemudahan dalam membangun dan pemberdayaan di desa di seluruh Indonesia termasuk Aceh. “Dana desa/gampong yang dikucurkan oleh pemerintah sebesar 500 juta lebih, merupakan sumber kesejahteraan di desa” ujarnya.

Pemerintah Pusat, lanjutnya, menggelontorkan dana untuk pemberdayaan dan pembangunan desa ratusan juta rupiah ke ratusan ribu desa di Indonesia termasuk gampong-gampong di Aceh diperuntukkan untuk mensejahterakan masyarakat desa.

“Makanya dalam visi dan misi kami sebutkan, untuk membangun Aceh ke depan dimulai dari gampong. Jika gampong sejahtera dan makmur, maka keseluruhan Aceh ini akan sejahtera, mandiri dan bermartabat. cita-cita kita semua ta peukong dan peukaya gampong” jelas mantan Pj Gubernur Aceh.

Dia berharap kepada seluruh kepala desa (geusyik) di Aceh agar menggunakan dana tersebut tepat sasaran, guna kesejahteraan masyarakat tercapai. [] acehjurnal.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.