Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Plt Bupati Aceh Tamiang mengajukan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Aceh Tamiang tahun 2017 dalam sidang paripurna DPRK setempat, Rabu (16/11). Direncanakan, belanja daerah pada tahun 2017 sebesar Rp 1.274.928.749.182, terdiri dari belanja tidak langsung Rp 615.060.587.586, dan belanja langsung Rp 659.868.161.596.

“Anggaran pembangunan tahun 2017 ini difokuskan pada peningkatan pembangunan insfrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang,” kata Asisten Administrasi Drs Rianto Waris, mewakili Plt Bupati Aceh Tamiang. Konsentrasi program antara lain menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan, serta penyediaan pelayanan dasar, pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, tiga fraksi DPRK Aceh Tamiang menyoroti penggunaan dana Otsus jatah Kabupaten Aceh Tamiang, yang diusulkan dalam bentuk program yang masih terpecah-pecah di sejumlah sektor.

Menurut dewan, program yang dipecah-pecah seperti ini berdampak pada kurang dirasakan manfaatnya oleh warga. “Seharusnya program yang menggunakan dana Otsus tidak sepenggal-penggal, namun bersifat terpadu dan permanen untuk mendukung penguatan ekonomi daerah,” kata Syaiful Bahri, Sekretaris Fraksi Tamiang Sekate, dalam pandangan fraksinya kemarin.

Sementara juru bicara Fraksi Merah Putih, Desi Amelia berharap angka-angka dalam KUA PPAS tahun anggaran 2017 haruslah angka rasional dan wajar. Sehingga dapat menekan inefesiensi anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan, serta disesuaikan dalam pendanaan prioritas belanja.

Begitu juga dengan Juru bicara Fraksi Partai Aceh, Ngatiyem. Ia menekankan pembangunan pada daerah tertinggal yang belum pernah tersentuh pembangunan, harus menjadi prioritas pemerintah. “Karena selama ini masih terlihat belum adanya pemerataan pembangunan, sehingga RTRW yang sudah disusun dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya. [] Serambinews.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.