Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh menolak gugatan sengketa pemlihan kepada daerah (Pilkada) 2017 yang diajukan oleh kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Marniati-Amiruddin Usman Daroy, dan pasangan Adnan Beuransyah-Umar Rafsanjani.

Pimpinan majelis yang dipimpin oleh Yusuf Kardawi dan Muhammad Heikal Daudy menyebutkan gugatan pemohon tidak dapat diterima dikarenakan tidak ada bukti-bukti maupun saksi-saksi atas permaalahan dalam gugatan tersebut.

"Saat menghadirkan saksi, mereka menyatakan bahwa tidak ada permasalahan dalam sengketa tersebut salah satunya hasil verifikasi faktual yang dilakukan pihak penyelenggara pilkada yakni Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh," kata Yusuf Kardawi, Jumat (4/11).

Sidang gugatan sengketa pilkada terhadap keduap pasangan calon tersebut, kata dia merupakan sidang ketiga kalinya yang dilakukan oleh Panwaslih Kota Banda Aceh.

Dalam gugatan tersebut, kedua pasangan meminta agar KIP Banda Aceh memberikan waktu selama tiga hari untuk dilakukan proses perbaikan dukungan kembali.

"Apa yang di putuskan oleh KIP kepada kedua pasangan bakal calon tersebut, kami menilai sudah tepat dan esuai dengan undang-undang pemilu," jelasnya.

Pada putusan yang dibacakan tersebut, pimpinan Majelis persidangan mempersilahkan kedua pemohon tersebut untuk melanjutkan gugatan tersebut ke PTUN.

"Jika tidak menerima putusan panwaslih, pemohon bisa melanjutkan gugatan tersebut ke PTUN paling lambat tiga hari sejak putusan tersebut dibacakan," jelasnya.

Terkait dengan putusan tersebut, Adnan Beuransyah dan kuasa hukum Marniati, M Safii Saragih akan melanjutkan gugatan tersebut ke PTUN dalam waktu dekat. [] ajnn.net, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.