Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BLANGKEJEREN -- Sejumlah mobil dinas yang menjadi kendaraan operasional sejmulah pejabat Galus telah berubah seperti mobil pribadi, seiring plat diganti dengan warna hitam yang seharusnya merah. Polres Galus melalu Satlantas akan segera menindak tegas atas penyalahgunaan kendaraan dinas tersebut.

Dilaporkan, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Galus akan mengelar razia besar-besaran untuk menertibkan kendaraan dinas yang telah berubah menjadi plat hitam. Razia tersebut untuk mengantisipasi disalahgunakan menjelang pelaksanaan Pilkada 2017 mendatang, baik bupati/wabup Galus maupaun gubernur/wagub Aceh.

Direncanakan, razia yang disebut ‘Operasi Zebra’ akan digelar mulai pekan depan di sejumlah jalan protokol dan lainnya. Kapolres Galus, AKBP Bhakti Eri N, melalui Kasatlantas, AKP Surya Purba, kepada Serambi, Senin (14/11) mengatakan mobil dinas yang memakai plat hitam terus menjamur, padahal sudah diimbau agar tetap berplat merah.

“Dalam waktu dekat ini akan digelar razia untuk menertibkan mobil dinas berplat hitam, selain kendaraan milik masyarakat yang tidak memiliki surat-surat sah,” kata Surya. Dia mengimbau para pejabat yang mendapat fasilitas mobil dinas agar tetap menggunakan plat merah, karena jelas-jelas melanggar ketertiban berlalulintas.

“Mobil dinas berplat hitam yang dipakai pejabat maupun PNS lainnya seperti di BPBD, Bagian Umum Sekdakab dan lainnya harus segera dirubah menjadi plat merah,” tegasnya. Dia berharap ada kesadaran sendiri agar kembali menggunakan plat merah, karena kendaraan tersebut bukan milik pribadi, tetapi pemerintah yang notabene dari uang rakyat.

Surya menyatakan tindakan itu merupakan salah satu bentuk pelanggaran dalam berlalulintas dan berkendaraan. Dia menjelaskan mobil dinas tidak boleh disalahgunakan, seperti untuk kampanye jelang Pilkada 2017 mendatang, atau juga untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu, Sekdakab Galus, Thalib SSos, pada Rabu (24/8/2016) lalu mengaku telah memperingatkan para pejabat yang merubah plat mobil dinas ke hitam. “Kami akan segera peringatkan dan tertibkan, tetapi masih ada beberapa mobil dinas untuk pengadaan baru dan masih menggunakan plat toko dan berplat hitam.

Sementara itu, dua unit mobil mewah sebagai kendaraan dinas Bupati Galus, Ibnu Hasim dan Wabup Adam SE berbeda warna plat. Mobil dinas Jeep Wrangler Rubicon bupati berplat warna merah, sedangkan Toyota Land Cruiser Prado milik wabup berplat hitam yang biasanya digunakan untuk mobil pribadi.

Kedua mobil yang berharga miliaran rupiah itu diparkir berdampingan di halaman Masjid Agung As-Shalihin Blangkejeren. Keduanya sama-sama melihat tes baca Quran pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Galus, Rabu (28/9/2016).

Mobil dinas bupati bernopol BL 1 B, sedangkan wabup bernopol BK 21 GA yang merupakan plat Medan, Sumatera Utara, padahal sehari-harinya berplat merah dengan nopol BL 2 B. “Sama-sama mobil dinas yang diparkir berdampingan di tempat umum, akan tetapi nomor polisi berbeda, ada plat merah dan hitam, padahal sama-sama mobil dinas,” kata sejumlah warga Blangkejeren. [] aceh.tribunews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.