Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU - Warga Dusun Padat Karya, Kampung Medang Ara, Kecamatan Karang Baru, mengeluhkan ruas jalan utama yang mengalami rusak parah dan belum pernah dibangun baru sejak adanya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Pasalnya, jalan lintas beberapa kampung itu baru sekali dilakukan pengaspalan semasa pemerintahan Presiden Soeharto.

Pantauan MedanBisnis di lapangan, Senin (31/10), badan jalan terutama di Dusun Padat Karya saat ini di sejumlah titik kondisinya dipenuhi lubang, berlumpur dan digenangi air saat hujan turun. Kerusakan parah ini membuat warga setempat dan sekitar sangat sulit ketika melintas, serta harus ektra hati-hati.

Yang memprihatinkan, letak jalan Dusun Padat Karya tersebut berbatasan langsung dengan jalan nasional Banda Aceh-Medan, bahkan tepat di depan kantor camat Karang Baru.

Parahnya lagi, lintasan jalan ini juga setiap pagi dan siangnya dilalui siswa SMAN Karang Baru serta dapat menghubungkan ke Kampung Rantau Panjang, Banai dan Alur Banban.

Banyaknya keluhan warga terhadap jalan yang rusak itu dibenarkan Chairul Abadi (40), Kepala Dusun Padat Karya bersama sejumlah warga lain, bahwa jalan tersebut hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan dari pemerintah daerah.

"Usulan pembangunannya setiap tahun dimasukkan dalam Musrembang," ujarnya.
Namun pihaknya tidak mengerti sehingga anggaran untuk pengaspalan jalan Dusun Padat Karya dengan panjang satu kilometer lebih ini tidak pernah masuk dalam APBK Aceh Tamiang.

"Sementara kondisi jalan terus mengalami kerusakan parah dengan timbulnya batu koral besar bekas aspal lama yang dilakukan secara manual belasan tahun silam," sebut Chairul.

Pada kesempatan itu, dirinya bersama warga setempat sangat mengharapkan Pemerintah Aceh Tamiang dan DPRK dapat memberikan perhatian serius terhadap perbaikan badan jalan ini, bahkan berharap juga pembangunannya bisa dilakukan pada tahun 2017.

"Bila jalan ini bagus bukan hanya dirasakan warga Dusun Padat Karya, tapi setiap masyarakat yang melintasinya," pungkas Chairul. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.